PLTA Kayan, Menteri Luhut Berharap Mulai Dibangun 2020

PLTA Terbesar di Kalimantan Utara Ditargetkan Menteri Luhut Tahun 2020 Harus Sudah Mulai Dibangun.

Kalimantan bakal memiliki pembangkit listrik tenaga air (PLTA) terbesar di Asia Tenggara lho! PLTA terbesar dengan kapasitas mencapai 9.000 megawatt itu berlokasi di Sungai Kayan, Kalimantan Utara.

PLTA Kayan bakal menjadi PLTA terbesar di Indonesia mengalahkan PLTA terbesar sebelumnya yakni PLTA Cirata.

Untuk  rencana pembangunan PLTA Kayan dimulai pada tahun ini, sedangkan untuk pembangunan PLTA Kayan sendiri bakal dimulai pada tahun 2020.

Menteri Luhut 2020 PLTA Kayan Dibangun

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjjaitan, yang menargetkan pembangunan PLTA Kayan ini dimulai tahun 2020, untuk mengejar ketersediaan pasokan listrik Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning.

Saat ini, progress pembangunan PLTA Kayan sudah sampai dengan pembebeasan lahan dan sedang mencari lahan pemukiman baru bagi masyarakat yang terkena dampak

Menteri Luhut mengatakan rencana pembangunan PLTA Kayan harus selesai tahun ini, sehingga pada tahun 2020 nanti, pembangunan fisik PLTA terbesar ini bisa dilakukan sesuai target.

“Ya ini saya minta semua harus selesai tahun ini, harus bisa konstruksi dalam satu tahun ke depan” ujar Luhut.

Gambar PLTA, Ilustrasi Pembangunan PLTA (aceh.tribunnews.com)

Hingga saat ini, progress perkembangan PLTA Kayan telah sampai pada pembebasan lahan dan sedang mencari lahan pemukiman baru untuk masyarakat kita yang terkena dampak lokasi pembangunan PLTA terbesar di Indonesia tersebut.

Rentang biaya yang digelontorkan untuk pembangunan PLTA Kayan dengan kapasitas 9.000 megawatt ini menelan biaya hingga US$20,7 miliar-US$24,3 miliar. Mengacu kurs Rp14.000/US$ investasinya yakni sekitar Rp289,8 triliun-Rp340,2 triliun.

Nantinya PLTA Kayan digadang-gadang bakal memenuhi pasokan listrik ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Hal ini diketahui setelah Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyampaikan PLTA Kayan bisa menghasilkan listrik yang cukup besar dan tak jauh dari lokasi ibu kota baru.

Sesuai dengan arahan Menteri Luhut, PLTA Kayan akan dibangun pada tahun 2020 dan diperkirakan tahun 2025 bisa beroperasi.

PLTA Kayan dengan kapasitas 9.000 megawatt ini dalam pembangunannya akan dilakukan secara bertahap dan mampu menyuplai listrik ke ibu kota baru hingga 6.000 megawatt.

Jika PLTA Kayan dibangun dan segera beroperasi, maka PLTA Kayan menjadi PLTA terbesar se-Asia Tenggara mengalahkan Dam Pembangkit Son La yang hanya berkapasitas 2.400 megawatt berlokasi di Sungai Da, 340 km sebelah barat Hanoi, Vietnam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *