Pemerintah Kabupaten Kapuas segera melakukan penataan ulang kawasan Balai Benih Ikan (BBI) Sei Batang yang terletak di Jalan Kalimantan, Kuala Kapuas. Selain berfungsi sebagai pusat perbenihan ikan, kawasan ini nantinya bakal dikembangkan sebagai destinasi wisata dan investasi kuliner.
Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno bahkan sudah meninjau langsung lokasi tersebut pada Selasa (25/3) lalu.
Penataan kawasan BBI Sei Batang ini akan memanfaatkan anggaran dari efisiensi belanja daerah. Menurut Wiyatno, pihaknya menyiapkan dana sekitar Rp3 miliar agar kawasan tersebut bisa lebih nyaman bagi pengunjung sekaligus menarik investor untuk berinvestasi kuliner.
Wiyatno juga secara terbuka mengundang pihak ketiga untuk memanfaatkan kolam-kolam yang hingga kini belum teroptimalkan di kawasan BBI.
“Jika ada pihak ketiga yang ingin berinvestasi dan memanfaatkan kolam tersebut, kami persilakan. Kami berharap kawasan ini menjadi tempat favorit wisatawan dan warga lokal menikmati sajian kuliner berbahan dasar ikan,” kata Wiyatno.
Untuk detail investasi kuliner di kawasan BBI Sei Batang, Pemkab Kapuas menyerahkan mekanisme pembahasannya kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kapuas. Investasi ini diharapkan bisa membantu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
“Kalau ada yang ingin investasi kuliner seperti rumah makan khusus ikan bakar atau makanan lain, kami siap fasilitasi. Kami tekankan, yang terpenting tempatnya harus bersih, nyaman, dan rapi agar masyarakat betah,” tambah Wiyatno yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Kalimantan Tengah periode 2019-2024.
Melalui investasi kuliner di BBI Sei Batang, perputaran ekonomi di Kuala Kapuas diharapkan meningkat signifikan. Selain itu, kawasan tersebut bisa menjadi pilihan menarik bagi pecinta kuliner sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Kita ingin kawasan BBI Sei Batang tidak hanya sekadar pusat perbenihan, tetapi juga destinasi kuliner unggulan yang dapat dinikmati oleh seluruh kalangan. Investasi kuliner ini nantinya membawa dampak positif bagi ekonomi lokal serta menciptakan daya tarik wisata baru di Kuala Kapuas,” tandas Wiyatno optimistis.
Demikian informasi seputar investasi kuliner di kawasan Balai Benih Ikan. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Grupieluv.Com.