Konsorsium Globalasia Indonesia–Turki menyatakan minat untuk menanamkan investasi Turki sebesar Rp21 triliun di bidang kesehatan. Dana jumbo tersebut akan difokuskan pada pembangunan rumah sakit internasional di Jakarta dengan standar modern dan berkelas dunia.
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit internasional menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi ibu kota sebagai pusat layanan kesehatan modern. Menurutnya, sektor kesehatan memang menjadi prioritas utama pembangunan Jakarta.
Proyek ini terinspirasi dari Basaksehir Cam and Sakura City Hospital di Istanbul, Turki. Model layanan terpadu tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem kesehatan yang efektif, mudah diakses, serta meningkatkan kualitas tenaga medis di Jakarta.
Investasi Turki Dorong Modernisasi Layanan Publik
Rano menjelaskan bahwa investasi Turki sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global. Pembangunan rumah sakit internasional bukan hanya soal fasilitas fisik, tetapi juga transfer teknologi, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, hingga kolaborasi lintas negara.
Selain sektor kesehatan, para pengusaha Turki juga menunjukkan minat pada bidang transportasi dan infrastruktur kota. Penjajakan kerja sama dilakukan dengan Istanbul Ticaret Odasi (ITO) guna mengembangkan sistem transportasi massal serta kawasan Transit Oriented Development (TOD).
“Forum bisnis ini bukan sekadar transaksi, melainkan jembatan pengetahuan antara Indonesia dan Turki. Manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Rano dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (24/8/25).
Forum bisnis yang melahirkan peluang investasi Turki tersebut menjadi bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Turki. Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono menilai minat ini konkret dan segera masuk ke tahap implementasi.
Pemerintah DKI Jakarta pun membuka peluang investasi lain di bidang manajemen air, elektrifikasi transportasi, hingga pengembangan infrastruktur berkelanjutan. Rangkaian program ini diharapkan memperkuat ekosistem kota yang ramah lingkungan dan modern.
Minat investasi Turki senilai Rp21 triliun menjadi peluang besar bagi Jakarta untuk memperkuat sektor kesehatan sekaligus mendorong modernisasi infrastruktur kota. Proyek ini diharapkan membawa dampak nyata bagi layanan publik dan mempererat kerja sama Indonesia–Turki.
Demikian informasi seputar minat investasi Turki di Jakarta. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Grupieluv.Com.