Investasi di Batam Meroket: PMA dan PMDN Capai Rp7,45 Triliun

Investasi di Batam terkenal sebagai pusat perdagangan dan industri, menunjukkan kinerja luar biasa dalam menarik investasi pada Kuartal I tahun 2024. Dengan total nilai investasi mencapai Rp7,45 triliun, Batam mencatatkan kenaikan sebesar 85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari total tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) mendominasi dengan nilai Rp5,73 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berkontribusi Rp1,71 triliun.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menyatakan keyakinannya terhadap pertumbuhan investasi yang terus berlanjut sepanjang tahun.

“Saya yakin dan percaya investasi di Batam akan terus tumbuh positif di tahun 2024. Ini tidak terlepas dari upaya seluruh pihak untuk menyiapkan iklim investasi yang kondusif bagi para investor,” ujar Rudi pada Jumat, 5 Juli 2024.

Salah satu kunci utama dalam menarik minat investor ke Batam adalah percepatan pembangunan infrastruktur dasar. BP Batam tengah giat melakukan berbagai proyek, termasuk pelebaran jalan dan pengembangan infrastruktur strategis lainnya. Langkah ini penting untuk memenuhi kebutuhan investor terhadap fasilitas yang memadai, yang menjadi modal penting dalam mendongkrak nilai investasi.

“Pembangunan infrastruktur yang baik adalah fondasi utama untuk memastikan Batam tetap menjadi destinasi investasi unggulan di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki dan menambah infrastruktur yang ada agar para investor merasa nyaman dan tertarik untuk berinvestasi di Batam,” tambah Rudi.

Pertumbuhan investasi yang positif diharapkan tidak hanya mendukung sektor industri dan perdagangan tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Rudi berharap peningkatan ini dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Batam, membantu meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi daerah.

“Dengan adanya investasi yang terus masuk, kami berharap dapat menciptakan lebih banyak peluang kerja dan mendukung perekonomian masyarakat Batam. Mari kita terus bersinergi untuk mewujudkan Batam sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat,” ujar Rudi.

BP Batam bersama dengan Pemerintah Kota Batam menargetkan pertumbuhan ekonomi kota ini dapat mencapai 7,5 hingga 8 persen pada tahun 2024, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 7,04 persen. Hal tersebut perlun didukung dengan peningkatan investasi di Batam.

“Kami terus berupaya agar ekonomi masyarakat bangkit. Mudah-mudahan angkanya bisa lebih baik dari 7,04 persen,” tutup Rudi, penuh harap.

Demikian informasi seputar pencapaian investasi di Batam di Kuartal I 2024. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Grupieluv.Com.